Marianto, Thomas (2025) Strategi Kelembagaan Dinas Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Kutai Kartanegara. Magister thesis, Universitas Kutai Kartanegara.

[thumbnail of Pendahuluan] Text (Pendahuluan)
225012710_pendahuluan.pdf - Accepted Version

Download (513kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
225012710_bab1.pdf - Accepted Version

Download (69kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
225012710_bab2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (257kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
225012710_bab3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (147kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
225012710_bab4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (406kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
225012710_bab5.pdf - Accepted Version

Download (58kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
225012710_pustaka.pdf - Accepted Version

Download (112kB)

Abstrak

Pariwisata merupakan sektor potensial yang dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengurangi ketergantungan pada sektor ekstraktif di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kelembagaan yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara serta mengevaluasi peran institusi tersebut dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berkontribusi terhadap PAD.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Informan terdiri dari pejabat Dinas Pariwisata, pelaku Pokdarwis, dan pelaku usaha wisata. Data dianalisis dengan menggunakan teori kelembagaan (Institutional Entrepreneurship), manajemen strategik, dan kerangka IION (Institutional Implementation Opportunity Need).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kelembagaan Dinas Pariwisata mencakup pembentukan Pokdarwis, pelaksanaan event budaya, digitalisasi retribusi, dan kemitraan lintas sektor. Namun, fungsi kelembagaan belum berjalan optimal karena keterbatasan anggaran, kapasitas SDM, dan koordinasi antarinstansi. Peran Dinas Pariwisata juga masih terfokus pada destinasi prioritas, sementara beberapa desa wisata belum mendapatkan pendampingan dan promosi yang merata. Kesimpulannya, meskipun formasi kelembagaan telah tersedia, masih diperlukan penguatan fungsi kelembagaan pariwisata melalui sinkronisasi kebijakan, perluasan pendampingan, dan promosi digital berkelanjutan agar sektor ini mampu menjadi sumber PAD alternatif yang berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Item Type: Tugas Akhir (Magister)
Uncontrolled Keywords: kelembagaan, strategi pariwisata, Pendapatan Asli Daerah, Dinas Pariwisata, Kutai Kartanegara
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 350 Administrasi publik dan ilmu militer > 351 Administrasi publik
Fakultas: Program Studi: Magister Administrasi Publik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: Thomas Marianto
Date Deposited: 14 Feb 2026 06:48
Last Modified: 14 Feb 2026 06:48
URI: https://repo.unikarta.web.id/id/eprint/53

Actions (login required)

View Item
View Item
HomeUnikarta