Syamsudin, Arya (2025) Analisis Yuridis tentang Pelaksanaan Inventarisasi Aset Desa di Kecamatan Tenggarong Seberang. Sarjana thesis, Universitas Kutai Kartanegara.
200711473_Pendahuluan.pdf - Accepted Version
Download (353kB)
200711473_bab1.pdf - Accepted Version
Download (145kB)
200711473_bab2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Download (151kB)
200711473_bab3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Download (352kB)
200711473_bab4.pdf - Accepted Version
Download (36kB)
200711473_pustaka.pdf - Accepted Version
Download (30kB)
Abstrak
Arya Syamsudin, NPM 200711473, Kutai, 14 Juli 1998, Minat Hukum Studi Hukum Perdata, Analisis Yuridis tentang Pelaksanaan Inventarisasi Aset Desa diKecamatan Tenggarong Seberang, dibawah bimbingan Bapak Jamaluddin, SH.,MH, Selaku Pembimbing Utama dan Ibu Yudha Sri Wulandari, S.H., M.SI., M.H., selaku Dosen Pembimbing Pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pengelolaan aset desa, tantangan yang dihadapi, serta upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaannya. Peneliti melakukan wawancara terhadap 5 Desa (Bangun Rejo, Bukit Pariaman, Manunggal Jaya, Loa Lepu, Embalut) sebagai sample dari Seluruh 18 Desa di Kecamatan Tenggarong Seberang dan setelah menganalisa bagaimana desa melakukan inventarisasi aset, mulai dari pendataan, pencatatan, pelaporan dan pertanggungjawaban, peneliti menyimpulkan pencatatan aset desa belum sesuai dengan perundang-undangan.
Metode pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian normative-emperis. Penelitian hukum normatif adalah penelitian berfokus pada norma-norma hukum, aturan-aturan yang berlaku, serta prinsipprinsip yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan, Sedangkan penelitian hukum empiris adalah berfokus pada bagaimana hukum diterapkan dalam Masyarakat dan dampak dari penerapan hukum tersebut.
Hasil penelitian Aset desa pada lokasi yang peneliti jadikan sample menunjukan bahwa masih terdapat desa yang belum melakukan inventarisasi dengan baik dengan berbagai masalah, kurang memahami regulasi terkait peraturan perundang-undangan, belum mendapatkan bimbingan teknis dari instansi terkait dan juga kurangnya pembinaan dari pemerintah kecamatan dalam mengawasi kegiatan inventarisasi aset desa ini. Oleh karena itu disimpulkan perlunya penguatan regulasi, pelatihan bagi aparatur desa, mendalami inventarisasi aset dan pemerintah kecamatan memberikan pengawasan, pembinaan, evaluasi, sosialisasi dan terjun langsung ke desa untuk memastikan kegiatan inventarisasi aset ini berjalan dengan baik.
| Item Type: | Tugas Akhir (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 340 Ilmu hukum |
| Fakultas: Program Studi: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Arya Syamsudin |
| Date Deposited: | 07 Feb 2026 05:18 |
| Last Modified: | 07 Feb 2026 05:18 |
| URI: | https://repo.unikarta.web.id/id/eprint/46 |
