Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fraksi ukuran butir batubara terhadap hasil uji proximate menggunakan standar ASTM dan kualitas batubara diklasifikasikan berdasarkan ASTM D388 melalui rank (peringkat) seperti lignit, sub-bituminus, bituminus, dan antrasit, yang mempertimbangkan persentase fixed carbon dan volatil matter pada dasar kering bebas abu (dry, mineral-matter-free basis). di PT. Geoservice Samarinda. Latar belakang penelitian didasari menceritakan batubara di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, di mana variasi ukuran butir mempengaruhi parameter kualitas seperti kelembaban inherent, kadar abu, bahan mudah menguap, karbon tetap, mengkorelasi hasil analisis antar parameter serta mengklasifikasikan peringfkat batubara sesuai ASTM D388. Hal ini mendukung pengambilan keputusan di industry pertambangan untuk pemanfaatan enegi yang efisien.
Teknik pengumpulan data terdiri dari data primer yaitu Sampel batubara yang diterima oleh PT. Geoservice dilanjutkan preparasi melalui pengayakan manual ASTM D2013 menjadi lima fraksi (4,75 mm, 2,00 mm; 1,00 mm; 0,50 mm; -0,50 mm), dengan 10 gram per fraksi diuji untuk proximate: kelembaban (ASTM D3173-2017, oven 104-110°C), abu (ASTM D3174-2018, tungku 750°C), zal mudah menguap (ASTM D3175-2020, 950°C), dan karbon tetap (dihitung diferensial). Data sekunder di peroleh dari literatur standar ASTM, dan referensi klasifikasi untuk mendukung interpretasi. Pendekatan ini memastikan data representif dan akurat melalui metode kuantitatif- kualitatif.
Hasil analisis menunjukkan fraksi representatif dari kasar hingga halus, memastikan distribusi ukuran butir untuk uji proximate akurat. Pengaruh fraksi menunjukkan kadar air inherent tertinggi 23,64% pada 4,75 mm (menurun ke 13,64% pada -0,50 mm), abu tertinggi 21,24% pada -0,50 mm, zat mudah menguap tertinggi 37,73% pada 1,00 mm, dan karbon tetap rata-rata 31-32%, dengan korelasi negatif ukuran terhadap kadar air/abu serta positif terhadap zat mudah menguap. Peringkat batubara berdasarkan ASTM D388 adalah bituminous medium volatile (fixed carbon rata-rata 52,05%) dan bituminous high volatile A (volatile matter rata-rata 30,16%).
| Item Type | Tugas Akhir |
|---|---|
| Subjects | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 622 Teknik tambang dan teknik pertambangan |
| Fakultas: Program Studi | Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan |
| Depositing User | M Fauzan |
| Date Deposited | 22 Jul 2026 03:25 |
| Last Modified | 22 Jul 2026 03:25 |
| URI / Rumah Dokumen | https://repo.unikarta.web.id/id/eprint/122 |
